Electrified

02/01/2026

Libur Nataru Pakai Mobil Hybrid Toyota, Cek Kondisi Ban Supaya Perjalanan Aman dan Nyaman

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan menggunakan mobil hybrid Toyota merupakan pengalaman yang menyenangkan. Selain lebih aman dan nyaman berkat aplikasi all new platform, mobil hybrid Toyota memiliki beberapa keuntungan yang membuat Anda merasa tenang di jalan.

Seperti konsumsi BBM sangat irit, dimana pengujian sebuah media otomotif mencatat konsumsi bensin Yaris Cross HEV sehemat 30 km/liter. Alhasil, Hybrid Electric Vehicle (HEV) Toyota tidak haus bahan bakar dan tidak perlu sering berkunjung ke pom bensin. Sesuatu yang sangat ingin dihindari di masa liburan karena padatnya lalu lintas.

Dikutip dari Pressroom Toyota Indonesia, untuk mencapai tingkat keiritan sebaik itu, Anda wajib menjaga kondisi ban mobil hybrid Toyota. Ban dengan daya cengkeram baik, memberikan distribusi tenaga yang optimal sehingga tidak boros bahan bakar. 

Selain itu, daya cengkeram ban sanggup menjaga kualitas berkendara di jalan rusak, licin karena hujan, dan memudahkan manuver darurat. Lantas, apa saja yang wajib dilakukan supaya mobil hybrid Anda dapat memberikan performa terbaik di masa libur Nataru?

 

1. Tekanan Udara Ban Sesuai Rekomendasi Toyota

Pastikan tekanan udara ban HEV Anda sesuai rekomendasi Toyota. Ban dengan tekanan udara kurang menyebabkan mobil jadi berat dan sulit bergerak. Meskipun menggunakan HEV Toyota, efek sampingnya adalah konsumsi BBM menjadi boros karena mesin bekerja lebih berat.

Selain itu, kedua sisi luar telapak ban bakal lebih cepat botak karena bagian ini dipaksa menapak lebih kuat. Potensi ban meledak akan lebih besar karena dinding ban mendapatkan tekanan yang lebih tinggi daripada seharusnya.

Sebaliknya, kalau tekanan udara ban terlalu tinggi, maka yang aus terlebih dahulu adalah pada bagian tengah telapak ban. Ban juga lebih sulit dikendalikan karena daya cengkeram hanya fokus di sisi tengahnya. Selalu pastikan tekanan udara ban tidak kurang atau lebih dengan mengeceknya sebelum berangkat rekreasi.

 

2. Periksa Kondisi Telapak Ban

Telapak ban menentukan daya cengkeram ban ke aspal yang sangat bermanfaat untuk menjaga performa mobil hybrid Toyota. Cek ketebalan telapak ban dengan memperhatikan Tread Wear Indicator (TWI). Jika keausan telapak ban sudah sejajar tanda ini, segera ganti ban mobil sebelum masuk masa liburan.

Letak TWI yang ada di beberapa titik ban juga bisa menjadi gambaran mengenai tingkat keausan ban. Jika tidak merata, bisa jadi ada masalah di sektor suspensi dan kemudi. Selanjutnya, cek telapaknya, apakah ada kembangan yang robek atau terluka. 

Periksa pula jika ada benda asing menempel seperti batu atau benda tajam lainnya. Jangan sampai menyobek lapisan ban dan membuat anyamannya terlihat. Segera ganti ban karena proses oksidasi membuat anyaman ban berkarat dan mengurangi kinerja ban.

 

3. Dinding Ban Wajib Diperiksa

Dinding ban bertugas menopang beban mobil dan membantu meredam getaran sebelum diteruskan ke sistem suspensi. Ketika ada tumbukan keras, biasanya dinding ban bakal kalah ditandai benjolan di dinding ban, terutama bila saat tumbukan tekanan udara ban kurang.

Makanya, lakukan pemeriksaan dinding ban secara seksama, baik dari benjolan maupun dari potensi sobek yang membuat anyaman ban terekspos dan memiliki potensi timbul karat.

 

4. Rotasi Ban Mobil

Disarankan untuk melakukan rotasi ban mobil hybrid Toyota setiap 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Rotasi membuat seluruh ban merasakan tugas yang sama sehingga tingkat keausan ban dapat merata. 

Khususnya ada kecenderungan telapak ban depan lebih cepat habis lantaran memegang beban paling besar saat mobil bergerak. Silakan rotasi ban mobil hybrid Toyota saat servis berkala di bengkel resmi Toyota sebelum pergi liburan.

 

5. Tutup Pentil Ban Jangan Disepelekan

Tugas ini memang sepele, karena banyak orang tidak peduli pentingnya tutup pentil ban. Namun faktanya, secara perlahan udara akan keluar lewat pentil jika tidak ditutup dan akhirnya tekanan udara ban turun di bawah seharusnya.

 

6. Inspeksi Kondisi Pelek

Waspada ban membentur lubang yang dalam atau benjolan di jalan yang dapat membuat pelek rusak, seperti bibir pelek pecah. Hampir pasti ban mobil akan mendapatkan tekanan sangat berat saat kejadian. Pelek rusak juga membuat keseimbangan ban berubah dan harus di-balancing. Bahkan jika terlalu berat, wajib ganti pelek.

 

7. Ban Serep Jangan Dilupakan

Anda tentu tidak mau ban mobil bocor kala perjalanan namun ban serep tidak ada anginnya. Periksa kondisinya, mulai dari tekanan udara, telapak, dan dinding ban. Pastikan pula perangkat darurat seperti dongkrak dan kunci roda untuk mengganti ban tersedia lengkap dan tidak rusak.

 

8. Spooring dan Balancing Sebagai Menu Penutup

Spooring dilakukan untuk mengatur keselarasan kaki-kaki mobil hybrid Toyota. Suspensi yang baik akan meringankan kerja ban dan memudahkan pengendalian serta menjaga kenyamanan mobil. Termasuk pula membuat distribusi tenaga semakin optimal untuk menekan konsumsi bensin.

Sementara balancing membuat putaran ban pada pelek tetap stabil. Ini membuat mobil dapat bergerak aman saat kecepatan tinggi tanpa khawatir terjadi sesuatu pada ban. Proses di atas dapat Anda lakukan saat servis berkala di bengkel resmi Toyota terdekat.