Pertegas komitmen Toyota Hybrid EV for Everyone and Everywhere, Toyota secara resmi memasarkan New Veloz Hybrid EV sebagai Full Hybrid EV yang paling kompetitif di kelasnya di IIMS 2026. Efisiensi bahan bakarnya juga lebih optimal sehingga semakin irit dan lebih ramah lingkungan.
Tidak hanya itu, bagian dari program Hybrid EV Untuk Semua, harga New Veloz Hybrid EV Tipe V yang tadinya Rp 308 juta, spesial di pameran ini hanya dibanderol Rp 303 juta. Pun dengan model termewah yang harganya tidak sampai Rp 400 juta untuk menjangkau lebih banyak kalangan.
Dijelaskan oleh Pressroom Toyota Indonesia, New Veloz Hybrid EV memadukan efisiensi bahan bakar tinggi dan performa tangguh, menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga modern yang ingin bertransisi ke kendaraan ramah lingkungan tanpa perlu mengubah kebiasaan berkendara.
MPV Hybrid ini menggunakan mesin 2NR-VEX dengan tenaga dari mesin bensin sebesar 91 PS pada 5.500 rpm dan torsi 121 Nm pada 4.000–4.800 rpm. Sedangkan motor listriknya bertenaga 80 PS dan torsi 141 Nm, dimana tenaga gabungan mencapai 111 PS.
Hasilnya menakjubkan karena konsumsi bensin New Veloz Hybrid EV mencapai 28,9 km/liter berdasarkan hasil test yang dilakukan Media GridOto dengan rute dalam kota pada kecepatan 22 km/jam sejauh 50 km. Berikut daftar fitur dan teknologi mobil hybrid ini sehingga dapat irit bensin:
1. Toyota Hybrid System
Toyota Hybrid System (THS) menjadi kunci dari efisiensi bahan bakar semua mobil hybrid Toyota. Sistem yang mengendalikan kinerja mesin bensin, motor listrik, baterai, transmisi eCVT, dan perangkat lainnya ini, telah berevolusi sejak Toyota Prius hadir di Indonesia tahun 2009 silam.
THS mengendalikan distribusi tenaga dari mesin bensin dan motor listrik agar dapat menghasilkan performa terbaik namun dengan efisiensi tinggi untuk menekan emisi dan konsumsi bensin. Sistemnya juga mengatur pengisian daya baterai yang paling optimal supaya motor listrik dapat bekerja lebih banyak.
Dengan target utama mereduksi emisi serendah mungkin, THS mengurangi peran mesin bensin dan menambah kontribusi motor listrik selama mungkin khususnya di jalan perkotaan dengan stop and go yang tinggi. Sehingga, konsumsi bensin turun dan emisi ditekan seoptimal mungkin.
2. Series Parallel Hybrid System
Pada Series Hybrid System, tugas mesin bensin hanya untuk mengisi daya baterai yang kemudian dipakai untuk memutar motor listrik. Pada Parallel Hybrid System, mesin bensin masih menjadi sumber tenaga utama yang didukung oleh motor listrik.
HEV Toyota memakai Series-Parallel Hybrid System. Mesin bensin memiliki dua fungsi: sebagai sumber tenaga penggerak roda dan mengisi daya baterai hybrid. Kedua tugas tersebut dikerjakan bergantian atau serempak sesuai kebutuhan di lapangan untuk mendapatkan efisiensi terbaik.
3. Efisiensi Tinggi pada Mesin Bensin
Hybrid engine Toyota memiliki efisiensi termal yang sangat baik sehingga dapat menghasilkan tenaga yang besar namun hemat bensin. Pun juga dengan aplikasi teknologi seperti katup variabel Dual VVT-i dan pengembangan ECU yang membuatnya makin efisien di berbagai kondisi jalan.
4. Motor Listrik
Motor listrik pada Hybrid EV Toyota memiliki bentuk yang kompak sehingga tidak memakan tempat atau menambah berat kendaraan. Namun begitu, kemampuan dalam menyalurkan tenaga dan torsi secara instan tidak perlu diragukan lagi.
5. Baterai Hybrid
Baterai Lithium-Ion New Veloz Hybrid EV dikemas dalam paket yang kompak dan penyimpanan tenaga listrik yang maksimal. Dengan daya pengisian ulang yang cepat, MPV keluarga ini makin sering bekerja full electric sehingga lebih hemat bensin dan rendah emisi.
6. Energy Regenerative Brake System
Ketika pengereman, motor listrik membangkitkan tenaga listrik dari tenaga kinetik rem guna mengisi daya baterai melalui fitur Energy Regenerative Brake System. Peluang motor listrik untuk terus bekerja lebih besar sehingga konsumsi bensin dapat ditekan lebih rendah dan semakin minim emisi.
7. EV Mode
EV Mode membuat pengemudi New Veloz Hybrid EV dapat merasakan pengalaman unik khas mobil listrik yang berlimpah torsi, senyap, dan zero emission. Daya jelajah mode full elektrik ini memastikan pelanggan dapat berpartisipasi mengurangi polusi udara tanpa perlu mengubah kebiasaan mobilitasnya.
8. Power Split Device
Toyota menjadi satu-satunya produsen otomotif global yang menggunakan Power Split Device (PSD) sebagai sistem transmisi mobil hybrid-nya. Karena PSD begitu berharga, teknologi ini sudah dipatenkan oleh Toyota secara internasional.
Tenaga dari mesin bensin dan kedua generator listrik (MG1 dan MG2) dihubungkan oleh PSD. Komponen yang sekaligus bertindak sebagai transmisi ini, memakai girboks khusus dalam tugasnya membagi distribusi tenaga dari mesin bensin, motor listrik, dan generator listrik.
Ada sistem planetary gear di dalamnya yang menjaga supaya penyaluran tenaga dari berbagai sumber tersebut dapat berlangsung optimal dan tanpa jeda. Canggihnya sistem ini adalah tidak butuh campur tangan pengemudi dalam mengendalikannya.
Berbeda dengan sistem transmisi umumnya yang memanfaatkan pelat kopling yang mudah aus atau torque converter yang berisi fluida, PSD memakai roda gigi yang dikenal ‘badak’ dan lebih sigap dalam menyalurkan tenaga. Ditambah kerugian mekanis yang lebih rendah yang membuatnya makin efisien.
Dengan membagi dan mengalirkan tenaga antara mesin bensin dan motor listrik secara tepat, PSD membantu Toyota mencapai keunggulan teknologi hybrid. Disebut sebagai e-CVT, PSD mendistribusikan tenaga dengan pas dan sesuai skenario berkendara di jalan.
Hybrid Electric Vehicle
Plug-In Electric Vehicle
Battery Electric Vehicle