Hybrid HEV Toyota terbukti begitu efisien di jalan. Seperti New Veloz Hybrid EV yang sanggup mencatatkan konsumsi bensin seirit 28,9 km/liter versi sebuah media otomotif, memperkuat value-nya sebagai mobil hybrid Toyota paling terjangkau.
Hybrid EV Toyota ditargetkan untuk mencapai efisiensi terbaik dari mesin pembakaran dalam (ICE) supaya hemat bahan bakar dan rendah emisi. Toyota melakukan pengembangan teknologi pada hybrid engine untuk memperoleh efisiensi mesin terbaik tanpa mengurangi performanya.
Mengapa Pengemudi Sebaiknya Memaksimalkan Efisiensi Mesin Hybrid EV Toyota?
Sebagai pengendara Hybrid EV Toyota, Anda dapat memaksimalkan efisiensi mesin supaya lebih hemat dan tidak sering masuk SPBU. Tidak hanya menghemat biaya operasional, namun juga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk antre isi bensin.
THS Sebagai Pengendali Hybrid Engine
Toyota Hybrid System (THS) merupakan pengendali hybrid engine Toyota yang sanggup memberikan efisiensi mesin yang secara halus dan tanpa jeda, berpindah antara penggerak mesin bensin dan motor listrik.
THS meningkatkan sinergi keduanya dalam memperoleh efisiensi terbaik sehingga hemat BBM. Hal ini dibuktikan oleh konsumsi bensin New Yaris Cross Hybrid EV yang berhasil menembus keiritan hingga 31 km/liter berdasarkan pengujian sebuah media otomotif nasional.
Tips Memaksimalkan Kinerja Mesin Hybrid Toyota
1. Maksimalkan Mode EV
Mobil hybrid Toyota dilengkapi EV (Electric Vehicle) Mode yang membuat mobil tidak mengoperasikan mesin bensin di jalan macet dan kecepatan rendah. Mobil sepenuhnya hanya mengandalkan motor listrik sepanjang kapasitas baterai masih cukup.
Mesin bensin baru beroperasi ketika baterai butuh asupan energi atau sedang berkendara di situasi tertentu. Seperti di jalan menanjak, mendahului kendaraan lain, atau cruising di jalan tol. Itupun tetap dengan target efisiensi semaksimal mungkin.
3. Manfaatkan Mode ECO
Sebagian besar mobil penumpang Toyota telah dilengkapi mode berkendara. Pilihan modenya adalah POWER, NORMAL, dan ECO. Anda bisa memilih mode ECO supaya mesin dapat bekerja lebih efisien lagi supaya konsumsi bensin lebih irit.
Anda harus lebih sabar karena respons mesin dalam menyalurkan tenaga menjadi kurang responsif. Makanya mode ECO kurang cocok kalau pengemudi mau mengail tenaga lebih besar seperti di jalan menanjak atau ketika mendahului kendaraan lain.
4. Tidak Berkendara Secara Agresif
Manfaatkan momentum kendaraan ketika berjalan supaya putaran mesin tidak terlalu tinggi. Atur jarak yang pas dengan mobil di depan sehingga tidak perlu tergesa-gesa menginjak pedal gas dan pedal rem.
Kalau terlalu dekat, Anda akan melakukan pengereman keras untuk mengurangi kecepatan. Alhasil butuh tenaga lebih besar lagi untuk melaju karena kecepatan mobil turun drastis. Jarak yang terlalu jauh membuat Anda menekan pedal gas lebih dalam untuk menjaga jarak dengan mobil di depan.
5, Atur Injakan pada Pedal Gas
Transmisi eCVT pada Hybrid EV Toyota akan memberikan rasio yang paling optimal sesuai cara Anda berkendara. Kalau menekan pedal gas dengan halus, transmisi CVT akan memberikan rasio yang paling efisien sehingga menghemat penggunaan BBM.
6. Gunakan Bahan Bakar yang Direkomendasikan
Mobil hybrid Toyota harus mengonsumsi bensin dengan nilai oktan sesuai rekomendasi. Bahan bakar yang sesuai kebutuhan, membuat mesin mobil dapat bekerja optimal dan menghasilkan tenaga yang pas di segala kondisi jalan.
7. Pastikan Tekanan Ban Sesuai
Ban yang tekanan udaranya sesuai, mampu menyalurkan tenaga dengan baik dan membuat konsumsi BBM kian irit. Tekanan udara ban yang kurang, membuat mobil butuh tenaga ekstra untuk bergerak.
8. Optimalkan Energy Regenerative Braking System
Setiap kali Anda mengerem, mobil akan membalikkan fungsi generator untuk mengisi ulang daya baterai. Lakukan pengereman secara halus dan bertahap dari jarak jauh sebelum titik berhenti agar mengalirkan lebih banyak energi kembali ke baterai.
9. Pantau Eco Drive Indicator di MID
Panel instrumen (MID) mobil hybrid Toyota menyediakan panduan visual Eco Zone. Jaga jarum indikator tetap berada di area ECO atau CHG (Charging). Hindari menginjak pedal gas terlalu dalam hingga jarum masuk ke area power, karena mesin bensin akan bekerja ekstra keras.
10. Servis Berkala Sesuai Rekomendasi Toyota
Servis berkala secara teratur di bengkel resmi Toyota menjaga performa mesin selalu optimal. Saat servis berkala, teknisi bengkel melakukan pengecekan kondisi mesin hybrid dan memastikannya tetap dapat bekerja dengan baik.
Teknisi juga akan mengecek komponen pendukung lainnya seperti filter, ban, dan kaki-kaki mobil. Termasuk pula komponen elektrifikasi seperti baterai, motor listrik, dan ECU THS sebagai pengendali utama.
Kesimpulan
- Hybrid EV Toyota ditargetkan untuk mencapai efisiensi terbaik mesin pembakaran dalam (ICE) supaya hemat BBM dan rendah emisi. Toyota melakukan pengembangan teknologi pada hybrid engine untuk memperoleh efisiensi mesin terbaik tanpa mengurangi performanya.
- Anda dapat memaksimalkan efisiensi mesin supaya lebih hemat dan tidak sering masuk SPBU. Tidak hanya menghemat biaya operasional, namun juga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk antre isi bensin.
- Servis berkala secara teratur di bengkel resmi Toyota menjaga performa mesin selalu optimal. Saat servis berkala, teknisi bengkel melakukan pengecekan kondisi mesin hybrid dan memastikannya tetap dapat bekerja dengan baik.
FAQ
1. Mengapa mobil hybrid harus pakai bensin yang sesuai rekomendasi Toyota?
Mobil hybrid Toyota harus mengonsumsi bensin dengan nilai oktan sesuai rekomendasi. Bahan bakar yang sesuai kebutuhan, membuat mesin mobil dapat bekerja optimal dan menghasilkan tenaga yang pas di segala kondisi jalan.
2. Mengapa dalam kondisi macet mobil hybrid Toyota lebih hemat bensin?
Dalam kondisi macet, mesin bensin semakin boros karena mesin lebih banyak idle, ditambah beban komponen lain seperti AC. Beda dengan Hybrid EV yang justru semakin irit bensin karena mesin dimatikan dan hanya bermodalkan motor listrik.
3. Apakah mobil hybrid Toyota masih butuh ganti oli mesin?
Ya, mobil hybrid Toyota mansih mengandalkan mesin bensin sehingga tetap butuh ganti oli mesin secara berkala. Ganti oli mesin di bengkel resmi Toyota setiap 6 bulan atau 10.000 km. Pastikan memakai TMO Oil yang berkualitas dan dijamin asli.
Hybrid Electric Vehicle
Plug-In Electric Vehicle
Battery Electric Vehicle